Sepatu Blackkelly
Di tengah deru perekenomian yang semakin melesat maju dan dunia
digital yang kian tak bisa ditawar-tawar, banyak sekali perusahaan besar
tumbang digerus persaingan. Namun, brand-brand lokal berbasis UMKM justru kian menanjak pamornya. Bukan hanya dari segi kualitas, tapi juga dari segi model bisnis. Mereka, brand lokal
yang kebanyakan diinisiasi orang-orang muda ini, “melawan” hegemoni
pasar dengan cara memanfaatkan teknologi. Tidak lagi berkutat di
distro-distro atau FO.
Bandung, yang sering disebut-sebut sebagai kota kreatif, adalah salah satu basis bermunculannya produk lokal dengan metode bisnis digital. Model bisnis digital di sini maksudnya bukan mereka yang semula punya produk dan toko konvensional lalu merambah ke digital, bukan. Melainkan mereka yang memang hanya punya toko online.
Sebagai pengguna, pelaku, dan pendukung garis keras brand-brand lokal khususnya produk Bandung, bagi saya kemunculan mereka memupus kekhawatiran tentang arus MEA dan persaingan di bidang e-commerce yang kian hari kiang meruncing. Memang, dunia digital membuka berbagai macam kesempatan, bidang bisnis adalah salah satunya. Kepekaan brand-brand lokal berbasis UMKM ini patut diacungi jempol.
Bandung, yang sering disebut-sebut sebagai kota kreatif, adalah salah satu basis bermunculannya produk lokal dengan metode bisnis digital. Model bisnis digital di sini maksudnya bukan mereka yang semula punya produk dan toko konvensional lalu merambah ke digital, bukan. Melainkan mereka yang memang hanya punya toko online.
Sebagai pengguna, pelaku, dan pendukung garis keras brand-brand lokal khususnya produk Bandung, bagi saya kemunculan mereka memupus kekhawatiran tentang arus MEA dan persaingan di bidang e-commerce yang kian hari kiang meruncing. Memang, dunia digital membuka berbagai macam kesempatan, bidang bisnis adalah salah satunya. Kepekaan brand-brand lokal berbasis UMKM ini patut diacungi jempol.

Add a review